Ciri-ciri Virus Corona Memang Mirip Batuk Biasa, Inilah yang Membedakannya!

Ciri-ciri-Virus-Corona-Memang-Mirip-Batuk-Biasa-Inilah-yang-Membedakannya

Saat ini dunia sedang berperang dengan wabah baru yang dinamakan Corona Virus atau Covid 19. Ditemukan pertama kali di kota Wuhan China pada akhir Desember 2019 lalu, virus Corona kini telah menjadi pandemi dunia. Di China sendiri, virus ini telah memakan korban lebih dari 2.000 nyawa. Meski sekarang ini China sudah sedikit lega karena kasus Corona di negaranya jauh berkurang, namun justru kasus balikan dari luar negeri meningkat. pasalnya episentrum Corona telah berpindah ke Eropa khususnya Italia, dan Amerika di USA. Indonesia sendiri satu bulan ini juga sedang berperang melawan Covid 19 dan sudah memakan korban lebih dari 100 orang. Ciri-ciri virus Corona yang mirip dengan gejala batuk biasa membuat banyak orang terlambat untuk memeriksakan diri sehingga penanganannya lebih beresiko.

Virus Covid 19 menjadi pandemi karena penularannya sangat cepat dan mudah melalui droplet atau percikan air liur penderita dan terhirup atau masuk ke orang sehat. Parahnya lagi virus ini bisa bertahan cukup lama di benda mati sehingga menyebabkan penyebarannya menjadi sangat cepat bahkan bukan hanya dari orang sakit ke mereka yang sehat namun juga orang sehat ke orang sehat lainnya. Orang yang memiliki virus Corona di dalam tubuhnya, bisa juga tidak menunjukkan gejala sakit dan bisa beraktivitas seperti orang kebanyakan. Bedanya orang ini tetap bisa menularkan virus jika ia batuk atau bersin. Inilah kondisi seseorang disebut carrier atau pembawa yang tetap bisa menularkan virus meski ia tidak memiliki gejala sakit.

Lalu bagaimana ciri-ciri gejala virus corona pada orang yang sakit? Ciri virus corona memang mirip dengan sakit batuk akibat radang tenggorokan atau pilek biasa. Untuk mengetahuinya, berikut ini adalah gejala dari hari ke hari pasien Covid 19:

1. Hari pertama hingga keempat.

Pasien yang terinfeksi Covid 19 akan mengalami gejala demam hingga 38 derajat Celcius lebih. Suhu tubuh normal manusia adalah antara 36 hingga 37,5 sehingga demam merupakan gejala tubuh melawan infeksi yang sangat mungkin terjadi. Gejala yang menyertainya adalah batuk kering atau batuk non produktif. Tenggorokan juga terasa sakit. Beberapa pasien mengalami mual hingga diare di fase ini.

2. Hari ke lima hingga ke tujuh.

Terjadi gejala sesak nafas hingga dada terasa sakit. Pada kondisi ini pasien mengalami lelah otot dan sakit di seluruh tubuhnya. Jika di hari pertama hingga keempat pasien masih bisa beraktivitas, di hari kelima hingga ketujuh ini pasien sudah merasa mudah lelah dan nyeri otot sehingga lemas dan harus dirujuk ke rumah sakit.

Perbedaan gejala Covid 19 dan batuk biasa adalah pada timbulnya sesak nafas dan nyeri dada. Sesak nafas ini semakin parah jika kekebalan tubuh pasien menurun. Selain itu timbul gejala lain yang dikonfirmasi WHO yaitu hilangnya indra penciuman dan indera perasa dimana pasien tidak mengenali bau dan rasa makanan. Jika Anda bingung apakah saat ini sedang batuk biasa atau memiliki gejala Covid 19, mungkin bisa mencoba mencium bau jeruk atau bau menyengat lainnya.

Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid19 ini, pemerintah menetapkan Sosial Distancing atau yang sekarang ini menjadi Physical Distancing sehingga orang sakit tidak bisa kontak langsung dengan orang sehat. Selain itu karena ciri-ciri virus Corona pada carrier tidak terlihat, sosial distancing dan tinggal di rumah jika tidak benar-benar perlu menjadi cara yang paling efektif untuk menghentikan pandemi.

Posting Komentar

0 Komentar