Mudah dan Efektif, Ini Tips Perawatan Barcode Scanner agar Tahan Lama


Barcode scanner adalah satu alat yang banyak difungsikan dalam hal inputing data. Efektivitas dalam penggunaannya membuat alat satu ini semakin banyak digunakan ketimbang input data manual. Memiliki barcode scanner untuk keperluan bisnis pun mudah. Anda bisa menemukan beragam tipe scanner pada laman berikut https://kdslabel.co.id/id/produk/category/zebra-scanner. Meskipun begitu, banyak yang berpendapat bahwa perawatan scanner seperti barcode scanner zebra terbilang rumit. Padahal ada cara mudah dan efektif untuk menjaga bentuk, kinerja dan ketahanan barcode scanner agar tahan lama. Tidak perlu memanggil service center, cara ini bisa dilakukan sendiri dengan sangat mudah.

Tips Perawatan Barcode Scanner

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk merawat barcode scanner agar tahan lama. Namun tidak semuanya mudah dan efektif. Karenanya penting mengetahui tips perawatan yang mudah dan efektif sehingga dapat sekaligus menekan pengeluaran dna waktu. Berikut tips yang bisa dilakukan:

1. Tutup Kepala Scanner bila Selesai Digunakan

Hal yang paling mudah dilakukan yakni menutup kepala scanner apabila scanner sudah tidak digunakan. Penutupan ini bisa menjaga kinerja scanner untuk waktu yang lama. Pasalnya debu halus bisa menempel dengan mudah di permukaan scanner. Ini yang lambat laun bisa menurunkan sensitivitas dalam melakukan scanning.

2. Bersihkan Scanner dengan Rutin

Selanjutnya bersihkan scanner secara rutin menggunakan kain fiber. Kain ini digunakan karena halus dan bisa mengangkat kotoran dengan maksimal. Tidak perlu menggunakan kain basah cukup lap permukaan canner secara keseluruhan dengan kain fiber kering. Bila menemukan noda membandel baru bisa basahi kain namun jangan terlalu basah. Lalu lap perlahan permukaannya, menyusul di lap dengan kain kering. Jangan lupa, bersihkan juga bagian sela-sela agar scanner bersih maksimal.

3. Periksa Berkala Kabel Penghubung

Bagi scanner dengan konektivitas kabel, mengecek kondisi kabel penghubung merupakan suatu keharusan. Kabel yang tidak pernah disentuh sekalipun bisa rapuh. Karenanya pengecekan kabel yang langsung terhubung dengan scanner penting dilakukan.

Periksa apakah kondisi kabel masih baik atau sudah mengalami kerusakan. Kerusakan pada kabel ini pun beragam, seperti kabel putus, kabel terbuka dan lainnya. Bila ini terjadi segera perbaiki scanner agar kinerjanya tidak terganggu.

4. Hindari Penyimpanan di Tempat Lembap, Panas dan Berdebu

Terakhir, hindari penyimpanan scanner pada tempat yang lembap, panas atau berdebu. Ini berlaku bagi semua jenis barcode scanner. Bila scanner ditempatkan pada tempat yang lembap maka kemungkinan berjamur hingga tiba-tiba rusak bisa saja terjadi.

Begitu pula dengan tempat yang panas bisa terjadi kerusakan internal yang tidak terlihat oleh kasat mata. Karenanya hindari tempat lembap atau panas dan lebih baik ditempatkan di tempat bersuhu ruang. Hindari juga tempat berpotensi debu banyak seperti di bawah kolong meja atau tempat lainnya.

Lakukan keempat tips di atas sebagai langkah perawatan sederhana yang bisa dilakukan sendiri. Tips di atas bisa dilakukan dalam hitungan satu minggu sekali.

Posting Komentar

0 Komentar