Mengenal Lebih Dekat Fenomena Alam Pelangi Api

Mengenal-Lebih-Dekat-Fenomena-Alam-Pelangi-Api

Tanggal 12 Oktober lalu Malaysia dibuat heboh dengan fenomena alam pelangi api. Fenomena yang terjadi di Kuantan Malaysia tersebut juga berhasil diabadikan dalam tangkapan kamera oleh para warga. Fenomena ini menghebohkan karena memang jarang terjadi di bumi. 

Penjelasan Tentang Fenomena Pelangi Api 

Seperti namanya, fire rainbow, ini memiliki bentuk seperti semburat api. Karena bentuk penampakannya ini jugalah tak sedikit pula warga yang menyebutnya sebagai fenomena gerbang di angkasa warna warni yang menghubungkan ke dunia lain. Lalu apa sebenarnya fenomena ini? 

1. Apa Itu Pelangi Api dan Bagaimana Terbentuknya 

Fenomena alam pelangi api atau fire rainbow ini bisa dijelaskan secara ilmiah. Secara ilmiah, fenomena ini lebih dikenal dengan nama Circumhorizontal Arc (CHA). Namun karena bentuknya seperti semburat api, orang-orang lebih mengenalnya dengan sebutan pelangi api. 

Bisa dibilang ini adalah fenomena langka karena tidak terjadi setiap hari dan tidak bisa dilihat di semua belahan bumi. Fenomena ini hanya bisa dilihat di beberapa wilayah bumi saja. Penjelasan ilmiah terbentuknya fenomena ini berawal dari pembiasan sinar matahari oleh kristal es yang berada di dalam awan cirrus. Meskipun begitu, adanya fenomena pelangi api ini juga tidak ditentukan oleh seberapa banyaknya kristal es tersebut. 

Tak hanya kristal es, munculnya pelangi matahari juga ditentukan oleh posisi matahari. Fenomena ini hanya bisa muncul jika matahari berada di posisi 50 derajat di atas cakrawala. Dua faktor inilah, posisi matahari dan kristal es, yang menjadi faktor utama terbentuknya pelangi api. 

Meskipun disebut pelangi, fenomena alam pelangi api sendiri bukanlah termasuk dalam jenis pelangi, karena dalam proses pembentukannya tidak melibatkan hujan maupun bias air. Bentuknya pun berbeda. Pelangi api tidak berbentuk melengkung seperti pelangi tapi lebih seperti kobaran api. 

Bentuknya berupa lengkungan besar namun terdapat kobaran api di sekitarnya. Pada fenomena ini spektrum warna merahnya sering berada pada lapisan teratas. Maka dari itulah efek apinya jadi terlihat semakin jelas. 

2. Pelangi Api yang Terlihat di Negara Lain 

Selain di Malaysia, fenomena alam pelangi api ini juga pernah terjadi di beberapa negara lain. Faktor penyebabnya pun tidak hanya karena cahaya matahari saja, bahkan juga cahaya bulan. Seperti misalnya fenomena yang pernah terjadi di Portugal pada tahun 2016. 

Tak hanya Portugal, berdasarkan sumber yang dilansir dari harapanrakyat.com, fenomena serupa juga pernah terjadi baru-baru ini di Harzard Kentucky pada tahun 2018 lalu. Karena fenomena pelangi api ini, langit Harzard nampak seperti sedang terbakar. 

3. Penjelasan Ahli tentang Fenomena Pelangi Api 

Nasa memberikan penjelasan tentang fenomena alam yang sering disebut dengan fenomenaalam pelangi api ini. Berdasarkan penjelasan Nasa, fenomena ini sebenarnya merupakan awan berwarna warni. Awan warna warni ini muncul karena tetes-tetes air dengan ukuran yang sama. 

Awan tersebut kemudian melakukan pembiasan, pemantulan dan pembelokan cahaya dengan cara yang hampir sama. Karena adanya proses inilah yang kemudian memunculkan cahaya di langit dengan panjang gelombang serta warna yang berbeda. Nasa juga menjelaskan bahwa fenomena alam ini sebenarnya memiliki komposisi warna yang sama dengan fenomena pelangi yang sering dilihat pada umumnya. Yang membedakan hanyalah pada persebaran cahayanya. 

Perbedaan itu terjadi karena adanya difraksi gelombang cahaya yang mana gelombang tersebut tersebar kemudian membentuk sebuah pola yang menyerupai bentuk cincin. Pada fenomena ini terdapat pusat lingkaran api yang merupakan kumpulan berbagai cahaya dengan posisi yang tampak sejajar di awan cirrus. 

Pada fenomena ini terdapat pusat lingkaran pelangi api berada di bawah matahari. Karena itulah dalam fenomena ini spektrum warnanya sering berubah sesuai dengan posisi matahari dan awan. Perubahan warnanya terbentuk justru karena adanya awan baru. Perubahan warnanya biasanya terjadi mulai dari warna biru bergerak ke merah, lalu menjadi ungu. Setelah sampai pada warna ungu, warnanya kemudian bergerak kembali ke warna biru hingga seterusnya. 

Fenomena alam pelangi api ini tidak bisa dilihat di semua tempat dan setiap waktu. Kebanyakan fenomena ini muncul pada saat musim panas. Meskipun begitu, kemunculannya juga bergantung pada letak garis lintang dan kondisi cuaca. Tempat terbaik untuk melihatnya adalah di daerah dekat khatulistiwa dan saat siang hari. 

Artikel ini sudah tayang di Harapan Rakyat

Posting Komentar

0 Komentar